Friends Come and Go

Disetiap pase hidup, kita selalu dikelilingi oleh teman. Adakalanya teman adalah segala-galanya…disaat kita senang maupun sedih teman selalu hadir mengisi hari-hari kita. But friends come and go, kalo kata Bapa-nya Bams ada istilah teman pergantian waktu. Emang bener juga…dari TK ampe kuliah temen kita beda-beda kan seiring dengan berjalannya waktu. Secara tak sadar kita tidak pernah mempersoalkan kepergian dan kedatangan teman-teman dalam hidup kita karena dari berbagai macam teman yang kita punya belum tentu semuanya menjadi sahabat kita…tau kan…antara istilah teman dengan sahabat itu beda…Boleh dibilang mungkin hanya beberapa orang saja yang benar-benar bisa jadi sahabat. Nah itulah…cari teman gampang tapi cari sahabat itu tak semudah membalikkan telapak tangan kan…

Now, I’d like to ask all of you…Menurutmu karakteristik seorang sahabat itu seperti apa sih? Selama ini yg saya rasakan…tak ada persyaratan tertentu untuk menjadi sahabat seseorang…karena pada dasarnya menjadi seorang sahabat itu mengalir begitu saja…Itu yang saya pikir sebelumnya….namun ternyata menjadi seorang sahabat itu tidak gampang…mungkin sekarang ini saya belum bisa menjadi seorang sahabat yang baik karena ada hal-hal yang justru keberadaan saya tidak mendukung situasi yang sedang dialami oleh sahabat saya disana……..

I realize that I have to understand my best friend….nomatter what happens…soalnya seorang sahabat itu harus mau menempatkan dirinya sebagai tempat curahan hati yg paling nyaman didunia ini…meskipun Icha Rahmawaty lebih senang menyebut sahabat sebagai tong sampah…karena sahabat itu bisa menjadi tempat untuk menumpahkan segala hal yg baik maupun buruk layaknya kita membuang sampah …

Tapi kesalahan terbesar yang saya lakukan adalah tidak menjadi seorang sahabat yang dengan iklas dan ridho mau menerima sebuah kenyataan karena sikap arogan yang tidak mau memahami apa yang sedang terjadi. Satu kata kuncinya: UNDERSTAND. That’s what I’m trying to do right now though it a little bit hurts….sometimes I speak to my self…How can I understand you if you do not understand me….Tapi hal itu tak seharusnya dipikirkan oleh seorang sahabat…karena seorang sahabat itu tak kenal pamrih…sahabat itu harus merasa senang kalo sahabatnya senang dan juga sebaliknya…Tapi saya malah merasakan kebalikannya..saya merasa sedih karena sahabat saya merasa senang….yah I know that’s wrong…….tapi bagaimana kalo kamu berada di posisi saya….yang ada jadi serba salah….belum lagi rasa bersalah yang tumbuh saat ini menjadi hal yang sulit dibendung lagi……

Bottom of the line, I wanna say sorry to my best friend out there….if you read this someday…Hope we can understand each other……..

One Response to “Friends Come and Go”

  1. Breath-taker Says:

    whoever u talk about in this post,,i do really hope it’s not me,,, (if u consider me as ur bestfriend,,heheh =P )

    well,i’m a bit disagree wit “friends come ‘n go” thing,,cuz if we are friends,no matter if we’re apart,,we never say goodbye 2 each other,,walaupun cuma sebatas sms,,,friends will always be by your side getoo,,,
    cheer up =D

Leave a Reply